Cari Berita

Pengumuman

Kegiatan

Testimoni

  • Gregorius Tsiompah

    Gregorius Tsiompah



    Pendidikan tinggi adalah investasi masa depan, itulah yang menjadi motivasi pada saat saya

  • Syahrudin

    Syahrudin



    UNRIYO khususnya Prodi Teknik Informatika telah mengubah hidup saya....Pada awalnya saya adalah

  • Alfons Hilarius Magang

    Alfons Hilarius Magang



    Ilmu yang saya dapat di S1 Kesehatan Masyarakat UNRIYO serta pengalaman dalam beorganisasi, dan

GERAKAN MASYARAKAT CINTA SEHAT (GERMACIS)

GERAKAN MASYARAKAT CINTA SEHAT (GERMACIS)

            Penyakit Tidak Menular (PTM) mendominasi penyebab kematian di Indonesia terutama di Yogyakarta. Kampung Jogokaryan merupakan salah satu wilayah di Yogyakarta yang mempunyai masalah kesehatan beragam khususnya kejadian PTM seperti hipertensi, dan diabetes melitus (penyakit gula). Penyakit ini dipicu oleh pola hidup yang tidak sehat yaitu kegemaran makan gorengan, kurang aktivitas fisik, kurang makan buah dan sayur serta kebiasaan merokok masyarakat terutama pada laki-laki.  Masalah merokok ini sudah menjadi hal yang biasa di kalangan masyarakat namun perlu dikendalikan karena asap rokok membahayakan kesehatan orang yang tidak merokok terutama ibu-ibu dan anak-anak. Disisi lain, kampung ini memiliki modal sosial yang sangat kuat seperti kebiasaan gotong royong, kelompok pengajian, kelompok dasawisma atau kelompok PKK yang cukup aktif. Hal tersebut mendorong dilakukannya kegiatan promosi kesehatan yang melibatkan masyarakat untuk mengendalikan masalah PTM dan kebiasaan merokok melalui gerakan masyarakat cinta sehat (germacis) di Kampung Jogokaryan, Yogyakarta. 

Pelaksanaan program Germacis dimulai sejak Bulan Maret 2018 dan akan berakhir pada Bulan Agustus 2018. Tahapan Program Germacis (Gerakan Masyarakat Cinta Sehat) terdiri dari 5 tahap yaitu : 1) Pengembangan inovasi : bersama tokoh masyarakat merumuskan program (edukasi kesehatan, deteksi dini PTM, senam, jalan sehat, penggunaan media promosi kesehatan seperti poster/stiker, dan deklarasi;  2) Diseminasi Program : sosialisasi program pada tokoh masyarakat seperti ketua RW, ketua RT, kelompok dasawisma/PKK, kelompok arisan, kelompok lansia (usia lanjut) dan kelompok senam kampung (remaja, dewasa dan lansia);  3)Adopsi Program : sasaran (tokoh masyarakat, dan warga) merespon program  serta menerima program; 4)Implementasi Program : program dilaksanakan secara bertahap  melalui edukasi kesehatan dengan media promosi kesehatan, deteksi dini PTM, dan partnership dengan tokoh masyarakat; 5) Keberlangsungan dan pemeliharaan program : dilakukan melalui deklarasi germacis yang kemudian disebarkan luaskan oleh stakeholder/tokoh masyarakat  pada setiap pertemuan warga di RT, RW  atau di Kelurahan. Deklarasi Germacis dilakukan pada tanggal 5 Agustus 2018. 

            Implementasi program germacis mengikuti dinamika kegiatan masyarakat yang sudah ada seperti pertemuan bulanan (arisan) RT, posyandu lansia dan kelompok senam kampung sebagai sarana sosialisasi program germacis, edukasi kesehatan dan deteksi dini PTM. Materi edukasi kesehatan seputar PTM dan cara pengendaliannya melalui pola hidup sehat, dan pemaparan bahaya rokok konvensional dan rokok elektrik terhadap kesehatan. Selain itu, juga dilakukan konsultasi kesehatan tentang cara pengendalian PTM. Selanjutnya deteksi dini PTM dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol dan Berat Badan. Jumlah masyarakat yang mengikuti pemeriksaan kesehatan sebanyak 139 orang dari RT 36 dan RT 38 RW X Kampung Jogokaryan. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan ada 82 (58,9%)  orang yang tekanan darahnya diatas normal (hipertensi) dan 23 (16,5%) orang yang gula darahnya tinggi (risiko diabetes melitus). Selanjutnya dilakukan monitoring dan diskusi hasil pemeriksaan kesehatan bersama masyarakat agar dapat dilakukan upaya pencegahan PTM. Dari diskusi tersebut disepakati untuk melakukan gerakan masyarakat cinta sehat sebagai upaya mengendalikan PTM yang berisi 4 poin yaitu : 1)Rutin aktivitas fisik atau Olahraga; 2)Rutin makan buah dan sayur; 3)Rutin cek kesehatan; dan 4)Tidak merokok di pertemuan warga, di dalam rumah dan dekat ibu & anak. Kemudian Untuk menjaga keberlangsungan dan pemeliharaan program, kesepakatan tersebut di deklarasikan bersama dengan seluruh warga masyarakat dalam bentuk “Deklarasi Germacis” dan penandatangan deklarasi bersama seluruh warga. Deklarasi dilakukan pada tanggal 5 Agustus 2018 yang diawali dengan jalan sehat bersama tokoh masyarakat dan seluruh warga RT 38 dan 36 RW X Kampung Jogokaryan. Komitmen untuk mensukseskan germacis dari tokoh masyarakat seperti Ketua RW dan Ketua RT setelah deklarasi ini menjadi poin penting untuk keberlangsungan program. Harapannya program ini akan menular pada RT lain sehingga semakin banyak masyarakat yang menerapkan germacis dalam kehidupan sehari-hari sehingga kesehatan masyarakat dapat terus meningkat. 

              Program Germacis ini diinisiasi oleh Heni Trisnowati SKM, MPH, dosen dari Program Studi Kesehatan Masyarakat UNRIYO bersama V. Utari Marlinawati, MPH serta Naomi Nisari R.S S. Kg M.Kes sebagai tim kerjanya. Selain itu kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa peminatan promosi kesehatan, program studi kesehatan masyarakat dan mahasiswa keperawatan UNRIYO. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ibu Ana Adina Patriani, SKM, MPH (Koordinator kesehatan Kampung Jogokaryan), Ketua RW X (Bpk H. Eko Teguh Bagiyono S.SIT & Ibu Jumihanti), Ketua RT 36 (Bpk Prahasto & Ibu Yani), Ketua RT 38 ( Bpk Bambang & Ibu Yuni),) serta seluruh Masyarakat Kampung Jogokaryan, khususnya warga RT 36 dan RT 38 RW X yang sudah terlibat dan mendukung kegiatan Germacis. Terima kasih juga kepada Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) UNRIYO yang sudah menfasilitasi kegiatan ini serta Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti 2018 yang telah mendanai kegiatan ini. Salam sehat—Sehat dimulai dari Kita.


Berita Terkait

Aplikasi BK-Dosen Update 27 Mei 2013

Pelatihan Pengelolaan Referensi Dengan Aplikasi ZOTERO

Pelatihan Pembimbing Lahan Rumah Sakit Prodi S1 llmu Gizi

Kemitraan Masyarakat Hibah Kemenristek Dikti

Capping Ceremony 2014

Kirim Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Tav0MG


Halaman Lain