Biomonitoring merupakan kajian pemantauan kualitas lingkungan menggunakan organisme. Biomonitoring dapat digunakan untuk guna menduga dampak yang lebih luas dari pencemaran udara, air, dan tanah terhadap organisme sebagai landangan dalam pengembangan pengelolaannya. Biomonitoring mempelajari paparan manusia dan lingkungan terhadap bahan kimia dan senyawa biologis. Biomonitoring dapat dilakukan pada manusia, tumbuhan, dan ekosistem.
Biomonitoring dapat dilakukan secara kualitatif atau kuantitatif. Secara kualitatif meliputi mengamati dan mencatat perubahan pada organisme, dan mengamati komunitas biologis untuk menilai status lingkungan. Secara kuantitatif meliputi mengukur akumulasi bahan kimia dalam jaringan organisme, dan mengukur penanda biokimia, kimia, dan genotoksis pada organisme.
Buku ini membahas hal-hal yang berkenaan dengan biomonitoring, khususnya Sejarah, definisi biomonitoring, Konsep Biomonitoring dan aplikasinya, konsep bioindikator, Program international biomonitoring, Biomonitoring kualitas udara/tanah, mengintegrasikan dan menjelaskan Bioindikator kualitas air, menganalisis dan menjelaskan Tumbuhan sebagai bioindikator perubahan lingkungan, menganalisis dan menjelaskan Hewan sebagai bioindikator perubahan lingkungan, menganalisis dan menjelaskan Biomonitoring sebagai landasan dalam pengelolaan lingkungan, Kelebihan buku ajar ini dapat digunakan oleh dosen dan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran serta dapat menjadi acuan dalam menyampaikan materi.